Persiapan Pasien Angiografy

I. PENGERTIAN
Persiapan pasien dimana ketika keputusan untuk tindakan (diagnostic/intervensi) dibuat dan berakhir ketika pasien dikirim ke ruang / meja tindakan (Buku ajar medical bedah,2002 )

II. PERSIAPAN
A. Pengkajian fisik umum
1. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan
Sebagai dasar untuk menentukan dosis kontras atau pemakaian obat – obat lainnya, untuk pengukuran hemodinamik CO/CI (Kardiak Output/Kardiak Indek) dan obat bila diperlukan dan tingkat kesulitan yang dihadapi dalam pemilihan pembuluh darah.

2. Terapi medikasi sebelumnya
Semua obat yang digunakan oleh pasien harus dikonfirmasikan dahulu seperti obat – obat anti koagulasi, obat anti platelet ,obat – obat anti hipertensi, obat diuretik tetap diberikan, di maksudkan agar tidak mengganggu hemodinamik selama tindakan. Pada pasien yang akan dilakukan PTCA (Percutaneus Transluminal Coronary Angioplasty) apabila anti platelet dan anti agregasi belum diberikan lakukan kolaborasi dengan dokter untuk pemberikan obat-obat tersebut

3. Fungsi Ginjal
Gambaran fungsi ginjal yang optimal pada saat ini akan menggambarkan keadaan fungsi ginjal yang baik dan merupakan indikasi bahwa ginjal mampu untuk membuang sisa-sisa metabolisme, racun/toksin secara adequat.

4. Fungsi Endokrin
Pada pasien dengan diabetes tidak terkontrol bahaya yang mengancam adalah dehidrasi, hiploglikemia. Terjadi bila diperlukan tindakan yang lama dan intake cairan glukose tidak adeguat atau sebaliknya

5. Fungsi Imunologi
Untuk menentukan ada tidaknya alergi terhadap suatu zat karena dalam tindakan menggunakan zat kontras yang dapat menimbulkan alergi.

6. Cek Pulsasi
Pada pasien yang dilakukan penusukan di daerah femoralis harus di cek pulsasi perifer di dorsalis pedis dan “ allen test” bila dilakukan di arteri radialis

7. Persiapan Intestinal
Pada pasien yang dilakukan tindakan diagostik dan intervensi dengan anestesi umum pasien dipuasakan minimal 4 jam di maksudkan agar lambung dalam keadaan kosong sehingga pada waktu tindakan aspirasi tidak terjadi atau dapat di cegah, dan pada pasien dengan anestesi lokal puasa makan 4 jam atau puasa disesuaikan dengan usia kecuali obat-obatan yang biasa diminum( antihipertensi,diuretik,anti platelet dan anti agregasi

7. Persiapan Kulit.
Untuk mengurangi sumber bakteri / kuman tanpa mencederai kulit pencukuran dilakukan 2 – 4 jam sebelum tindakan
Fokal infeksi dapat dicegah / tidak terjadi dan bila ada luka baru segera dibersihkan / didesinfektan.

8. Pemeriksaan penunjang lainnya
Pemeriksaan laboratorium seperti hemoglobin, hematokrit, masa perdarahan, masa pembekuan, ureum, creatinin di perlukan untuk mengetahui suplay oksigen ke miocard baik / tidak, kekentalan darah / viskositas, berhubungan dengan lama penekanan pasca tindakan dan perlunya spoeling selama tindakan.

9. Data Dasar Lainnya
Data dasar lainnya seperti hasil elektrokardiografi 12 lead sebeleumnya, kemudian hasil echo,MS CT Scanning dapat untuk
membandingkan atau mempermudah dalam melakukan tindakan
sebelumnya

B. INFORMED CONSENT
– Pasien diberi penjelasan oleh dokter tentang tindakan yang
akan dilakukan meliputi prosedur dan tujuan, serta
komplikasi yang mungkin terjadi.
– Izin tertulis yang di buat sadar dan sukarela dari pasien di
perlukan sebelum suatu tindakan dilakukan.

C. PENDIDIKAN PASIEN
Pendidikan perlu di berikan untuk mencegah ansietas pasien dan perasaan bingung. Pendidikan dapat berupa bila dilakukan penusukan di daerah radialis pasien istirahat minimal 4 jam dan pergelangan tangan tidak boleh di tekuk + 4 – 6 jam dan selama 7 hari tidak boleh mengangkat beban 7,5kg. Untuk femoralis setelah sheath dicabut harus istirahat total 6 – 8 jam.

III. PELAKSANAAN
A. Pasien ODC (One Day Care)
1. Lakukan anamnese lengkap dan isi kelengkapan formulir yang di perlukan seperti Informed   Consent, Observasi hemodinamik / tanda-tanda vital
2. Lakukan pencukuran bila belum dicukur, ganti baju dan di pakaikan T verban, serta timbang berat badan / tinggi badan.
3. Pasien dikirim ke ruang tindakan
4. Setelah selesai pasien di observasi ke ruang one day care, 4 jam kemudian buka Nichiban, pasang plester bila tidak ada hematoma / pendarahan pasien boleh pulang, bila masih ada pendarahan pasien dirawat 1 hari lagi.

B. Pasien Ambulatory
1. Untuk pasien yang dilakukan koronarografi dan stand by PTCA dan ternyata dilakukan PTCA + Stent maka pasien di carikan kamar perawatan.

C. Pasien elektif dari ruang perawatan
1. Setelah pasien di lengkapi semua perlengkapan dan pendokumentasian pasien di bawa keruang tindakan
2. Bila pasien hanya dilakukan coronarografi setelah selesai pasien dipindahkan ke recovery room dan di antar / di jemput pindah keruangan .
3. Bila pasien dilakukan PTCA. Pasien di pindahkan ke ruangan intermediate / CVC(Cardiovasculer Care)

D. Pasien primary PTCA / Cito TPM (Temporary Pace Maker)
1. Pasien yang datang dari ruangan emergency untuk di lakukan tindakan cito setelah semua tindakan selesai pasien di pindahkan ke ruangan CVC .

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: